Menguji Disertasi Doktoral Mahasiswa UI Melalui Fasilitas Video Conference

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tanjungpura (UNTAN) Prof. Eddy Suratman menjadi salah satu dosen penguji disertasi mahasiswa program doktoral Universitas Indonesia (UI).
Proses ujian tertutup tersebut dilakukan melalui video conference, di Unit Pelaksana Teknis Teknologi Informasi dan Komunikasi (UPT TIK) Untan, Jumat, (22/7) sore.
Eddy mengatakan dirinya diminta oleh pihak UI untuk menjadi dosen penguji mahasiswa bernama Hanifah karena judul disertasinya sesuai dengan kompetensi yang dimiliki oleh dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Untan tersebut.
“Saya diminta sebagai salah satu penguji dari mahasiswa ini. Kerjasama Ini sebetulnya lebih kepada pribadi karena mereka (Pihak UI) melihat saya mempunyai kompetensi mengenai perekonomian daerah, karena topik disertasinya tentang perekonomian daerah, maka mereka mengangkat saya sebagai guru besar di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Untan sebagai salah satu dari tim penguji,” katanya sebelum melakukan video conference.
Menurut Eddy dengan adanya teknologi semacam ini, sangat membantu dirinya pribadi karena dapat menghemat waktu dan biaya dalam melakukan aktivitas yang jauh dari lokasi domisili.
“Maka kita gunakan teknologi, supaya hemat, tidak perlu lagi bayar ongkos saya tidak perlu menyediakan hotel,” ujarnya.
Menurut dia, Untan dan UI sebelumnya memang telah melakukan kerjasama, karena di Untan sendiri telah ada program doktoral, dan sebagian besar dosennya berasal dari Universitas Indonesia.  Ke depannya sebut Eddy, akan sangat mungkin mahasiswa doktoral Untan akan diuji oleh dosen UI melalui video conference yang sama seperti ini.
Edi Suratman mengaku telah tiga kali menguji mahasiswa di Universitas Indonesia.
“Jadi harapan saya tidak ada lagi kesenjangan antar universitas di Indonesia karena kita bisa menggunakan teknologi dan kita bisa bekerjasama dengan baik, fokus kita adalah peningkatan kualitas pembelajaran di tiap-tiap universitas, dan kita (Untan) mempunyai fasilitas ini, Alhamdulillah, kita menguji tanpa membuang waktu pergi ke Jakarta,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *